baLada Sang ‘mahkota’

hmm…

Laiknya seperti angin muson yang bertiup dan berganti arah setiap 6 buLan sekaLi, dari tenggara Indonesia menuju Asia, begitu sebaLiknya setiap 6 bulan….
begitu juga dengan sebuah ‘Legenda’ di SINI (kenapa di sini, tidak di negeri antah berantah layaknya cerita2 ‘purba’ jaman bahelo…..karena di SINI -pun mungkin bisa saja adaLah negeri antah berantahnya sendiri- )… di SINI, tersebutkan sebuah Legenda Sang ‘mahkota’ dimana ‘mahkota’ tersebut akan seLaLu berganti tiap 6 buLan sekaLi…
dan sekarang ( tepatnya tgl 2 jan 07 ) Sang ‘mahkota’ tersebut SEKARANG!!! teLah (sekaLi Lagii) berganti… untuk yang ke-sekian kaLinya…
perGANTIan tersebut bukanLah TANPA aLasan…! tapi sekaLi Lagi! Layaknya angin muson yang membawa udara panas dari tenggara dan seteLah 6 buLan membawa udara dingin dari Asia…( semua ‘pasti’ ada aLasan )…begitu juga dengan Sang ‘mahkota’…..DAN ALasan yang paLing tepat adaLah titah dari Sang ‘mahaResi’ R*** (Sang ‘mahaResi’ yang tak dapat di sebutkan Namanya -kita sebut saja MahaResiYang TakBisaDisebutNamanya (MRYTBDN)- )…BeLiau bertitah dengan suangat bijaksana seraya bergumam…"…KAMU (dengan nada yang tegas) harus sesegera mungkin ‘merubah’, ‘mengganti’,  atau ‘menghilangkan’…wes pokoke  sebeLum ‘misi’ Statistik…aku harus meLihat Sang ‘mahkota’ teLah berganti dengan keadaan semuLa dan semestinya…aku tak perduLi apapun aLasanmu…titik!
(’ . ‘ <–titik)…" DAN akhirnya, finally….Legenda tersebut berLanjut dengan jadwaL yang terLaLu cepat, tidak sesuai dengan jadwaL yang biasanya saat Sang ‘mahkota’ berganti…HaL ini membuat kondisi ‘dunia’ menjadi tak karuan dan tak menentu….timbuL kecemasan, kebingungan dan kebimbangan…yang tak henti2nya di kaLangan dunia ‘per-Lab-an’…haL iniLah yang sebenarnya ditakutkan oLeh kaLangan ‘Sang Hyang Wedi’ bahwasanya haL ini akan menyebabkan ketidaksinambungan dan  ketidakstabiLan bagi perDuniAan ini…tapi  kata pepatah yang menyebutkan ‘nasi sudah terLanjur dimakan, tinggal mbayare!’ ….yang bisa diLakukan adaLah hanya ‘menghadapinya’ dan kemudian ‘menyeLesaikannya’ bukannya ‘menghindarinya’ Layaknya Sang pengecut!

Leave a Reply